KEPERAWATAN BENCANA (SUPPLEMENT)

BAB  1 Konsep dasar Bencana   Yuyud Wahyudi      Pendahuluan  Kompleksnya definisi dan konsep – konsep dasar tentang bencana wajib dikuasai oleh siapapun yang berkecimpung didalamnya, termasuk tenaga kesehatan secara umum dan khususnya perawat. Hal ini penting untuk digaris bawahi mengingat bencana dapat terjadi dimana saja, kapan saja tanpa, dan menimpa siapa saja pandang bulu. Pemahaman tentang istilah – istilah dasar terkait definisi, jenis bencana, serta dampak dari bencana itu sendiri wajib diketahui dan dipahami. Hal ini menjadi penting karena dengan memahami konsep – konsep dasar tersebut maka akan sangat membantu dalam menentukan langkah selanjutnya. Untuk menunjang tujuan tersebut diatas maka pada Bab 1 ini akan dibahas tentang konsep – konsep dasar umum dalam kebencanaan seperti definisi – definisi bencana, jenis – jenis bencana serta dampak bencana secara umum yang timbul akibat kejadian bencana. Pada akhir pembelajaran pada Bab 1, pembelajar dih...

jurnal SMOKING BEHAVIOUR

 

SMOKING BEHAVIOUR AMONG MIDDLE AND LATE ADOLESCENTS IN A SUB DISTRICT OF MALANG DISTRICT, EAST JAVA, INDONESIA

<a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/author/view/606189" style="box-sizing: inherit; color: #ff6600; text-decoration-skip: objects; text-decoration: none;">Wahyudi, Yuyud</a> (ITKM WCH MALANG)
Boonsawasdgulchai, Peerapong (KHON KAEN UNIVERSITY, THAILAND


Abstract

As one of countries with high cigarettesconsumptions in the world (Eriksen et al., 2012;Lian and Dorothea, 2014), many people inIndonesia have suffered from various diseasescaused by smoking behavior (Lian &amp;amp; Dorothea,2014; WHO, 2012). However, the prevalence ofsmoking among people 15 years old and abovewere remains high (34.8%) (WHO, 2012).Many Indonesian adolescents had difficulties tofind facilities which could help them to quitsmoking (Aditama et al., 2008). Thus, who werewilling to quit smoking common use self helpmethods (Ng et al., 2007). The appropriate strategy on smoking cessation program was very importantto prevent smoker adolescents entered intonicotine dependencies (Karpinsky et al., 2010)Malang District was a district which was includedinto top ten Districts in Indonesia which had highproportions of daily smoker age 10 years old andabove (27.6 %) (Balitbangkes, 2008). Lackimplementation of the government regulationmight have correlation with high percentage ofsmoker among youth within Malang District.(Health Department of Malang District, 2015). Thisstudy aims to explore smoking behavior and thetriggers of smoking between middle and lateadolescents in a Sub รข&#8364;&#8220; District of Malang District,East Java - Indonesia.
<br />
<br />
LINK :&nbsp;Download Original

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA PENELITIAN

STRATEGI DALAM EVIDENCE BASED PRACTICE

PROGRAM PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENCEGAHAN DBD DI DUSUN JUBEL DESA BANTUR KECAMATAN BANTUR (abstrak) prepubliskasi